Pernah mendengar ungkapan ini? "Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria,
bukan dari kepalanya untuk menjadi atasan,
bukan pula dari kaki untuk dijadikan alas,
melainkan dari sisinya (tulang rusuk) untuk menjadi mitra sederajat
dekat pada lengannya tuk dilindungi.
dan dekat dihatinya tuk dicintai"
bukan dari kepalanya untuk menjadi atasan,
bukan pula dari kaki untuk dijadikan alas,
melainkan dari sisinya (tulang rusuk) untuk menjadi mitra sederajat
dekat pada lengannya tuk dilindungi.
dan dekat dihatinya tuk dicintai"
Indah sekali. Penuh makna. Saya yakin jika wanita membaca tulisan itu mereka akan tersenyum 24 jam kepada kalian laki-laki.
Kadang-kadang saya berpikir bahwa ungkapan itu tidak sepenuhnya benar. Saya berpikir laki-laki hanya menganggap perempuan terbuat dari tulang selangkangan mereka. Tidak semuanya tentu saja. Saya juga sadar bahwa hal itu juga bukan hanya kesalahan laki-laki saja. Kaang-kadang perempuan juga melakukan hal-hal yang membuat laki-laki berpikir seperti itu.
Tapi coba perpikir ketika laki-laki sudah membicarakan cinta dan pernikahan. Kebanyakan perempuan akan terhipnotis oleh kata-kata itu. Rela memberikan apa saja. Yah, bodoh memang. Perempuan bodoh dan laki-laki yang terlalu pintar memanfaatkan situasi.
Mencintai, melindungi, menjaga. Kadang sangat sulit dilakukan oleh sebagian lelaki. Bahkan ada beberapa yang katanya ingin mencintai, melindungi, dan menjaga namun mereka malah menghancurkan hidup wanita. Mungkin mereka tidak mengerti atau belum mengerti apa maksud dari mencintai,melindungi dan menjaga. Atau mereka tidak tau caranya. Mencintai bukan berarti kalian harus meniduri wanita. Melindungi dan menjaga tidak berarti harus meniduri berulang-ulang supaya mereka tidak lari ke laki-laki lain. Berpikirlah bahwa kami, perempuan, tidak ingin dicintai karena seks semata. Bahwa kami memiliki hati dan perasaan sama seperti kalian. Kami ingin dihargai. Dengan seks kalian hanya memperlakukan kami seperti bagian dari tulang selangkangan kalian. Bukan tulang rusuk seperti yang banyak disebutkan.Mengertilah bahwa kami bukan hanya sekedar tempat kalian membuang sperma-sperma kalian.
Kami atau tepatnya saya ingin dicintai atau jika kalian tidak memiliki cinta saya ingin dihargai seperti kalian menghargai diri kalian. Tolong jangan manfaatkan jiwa saya yang rapuh untuk kesenangan diri kalian sendiri. Saya rapuh, itulah mengapa saya menginginkan kamu ada. Bukan sebagai patner seks saya. Saya ingin kamu menjadi pemimpin bagi saya...
Pada akhirnya saya sadar, Tuhan tidak menciptakan perempuan serendah itu. Bahkan perempuan sangat dimuliakan. Tolong jangan perlakukan saya seperti bagian dari tulang selangkanganmu. Saya rapuh, sangat rapuh. Saya membutuhkanmu sebagai pelindung saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar