Cari Blog Ini

Jumat, 09 April 2010

KETIKA KEJANTANAN DIPERTANYAKAN

Saya tidak akan menulis tentang kejantanan laki-laki di atas ranjang. Soal itu setiap orang punya imajinasi sendiri-sendiri. Bukan tentang itu. Tapi lebih kepada perilaku laki-laki itu sendiri. Dari sudut pandang saya yang mungkin masih terlalu sempit.
Laki-laki. Dengan berbagai bentuk dan ukuran Jangan berpikir aneh-aneh dulu. Saya membicarakan bentuk dan ukuran perilaku laki-laki. Dalam hal ini kejantanan sering dikaitkan dengan rasa tanggung jawab. Saya sebenarnya membenci kata-kata itu. Tapi buat apa membencinya. Toh kata-kata itu tidak salah ada di dunia dan sering diucapkan. Salahkan orang yang menciptakan kata-kata itu. Tidak! Bukan itu juga.Tidak ada yang salah. Yang salah hanya cara berpikir saya. Sudut pandang saya yang harus saya ubah.
Menurut saya semua orang, laki-laki tentu saja karena saya sedang menulis tenang kejantanan, dilahirkan dengan membawa sifat tanggung jawab. Hanya saja realisasi ke dalam perbuatan yang membedakannya. Seperti yang saya tuliskan di atas, bentuk dan ukurannya saja yang berbeda. Ada yang karena rasa tanggung jawabnya, dia tidak akan melakukan sesuatu yang beresiko bagi dirinya dan orang lain sampai waktunya tiba. Seperti menjadi indah pada waktunya. Contohnya laki-laki yang tidak mau berbuat aneh-aneh seperti tidak menyentuh pacarnya terlebih dahulu sebelum menikahinya. Laki-laki jenis ini yang mungkin banyak disukai wanita. Karena jenis ini tidak akan melakukan hal-ha yang tidak sanggunp mereka pertanggungjawabkan. Ini jenis pertama.
Jenis kedua yang langsung bertanggung jawab terhadap apa yang mereka perbuat. Tanpa berpikir dampak ke depan dan hal-hal lain. Yang penting bertanggung jawab. Mereka berbuat yang sesuai dengan apa yang diinginkan atau dibutuhkan pada saat itu.Tidak peduli apakah mereka sanggup atau tidak. Yang penting tanggung jawab. Contohnya kita samakan saja kasusnya, pacar hamil. Maka laki-laki jenis ini akan segera menikahi pacarnya. Tidak peduli dia sanggup menjadi suami dan ayah yang baik atau tidak yang jelas dia langsung menikahi. Tidak peduli berakhir lebih buruk. Karena yang dibutuhkan saat itu adalah menikah. Saya tidak tau apakah jenis ini disukai wanita atau tidak. Tapi kehadiran laki-laki tipe ini sangat dibutuhkan pada saat-saat tertentu.
Yang ketiga adalah jenis yang berpikir dan mempersiapkan semuanya sebelum bertanggung jawab. Bedakan jenis ini dengan jenis yang pertama. Jenis yang pertama tidak akan melakukan sesuatu yang beresiko sementara jenis ini suka mengambil resiko namun masalah tanggung jawabnya mereka akan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Jadi tidak langsung pada pertanggungjawaban tetapi ke hal-hal lain yang mungkin harus diperbuat untuk menunjang pertanggungjawabannya. Misalnya pacar sang laki-laki hamil, Dia tidak langsung menikahi wanitanya,tetapi mempersiapkan diri menjadi sosok seorang suami dan ayah yang baik dulu. Dan setelah dirasa cukup siap baru dia akan menikahi pacarnya. Agak sulit memang menerima tindakan laki-laki jenis ketiga ini. Tapi seperti yang saya bilang tadi, saya akan mencoba mengubah sudut pandang dan cara perpikir saya dari sisi jenis ini. Mungkin dia tidak ingin mengecewakan calon istri dan bayinya sehingga ia perlu mempersiapkan diri dulu. Dia tidak ingin setengah-setengah dalam bertanggung jawab. Meskipun awalnya pasti sulit diterima oleh sang pacar. Namun sebenarnya mungkin mereka hanya ingin semuanya indah, sempurna dan bahagia selamanya. Mungkin. Bagi saya sendiri sulit sekali menerima si jenis  ketiga ini. Apalagi kasusnya hamil,semoga saja tidak terjadi pada kita. Namun kalau saja kita mau memahaminya lebih mudah untuk menerimanya.
Apapun bentuk dan ukurannya, pada dasarnya semua laki-laki bertanggung jawab. Mereka semua sebenarnya ingin membahagiakan. Seperti yang saya bilang tadi, kita hanya perlu mengubah sedikit sudut pandang kita.
Dan yang paling dibutuhkan hanya sedikit memaafkan, sedikit keikhlasan, dan sedikit memahami sudut pandang dan cara berpikir mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar